DISMALYANSA

Berpacu Menjadi Yang Terbaik

Peran Akademisi dalam Mengukuhkan Indonesia Sebagai Poros Maritime Dunia

diposting oleh dismalyansa-fkp17 pada 05 August 2017
di Opini - 0 komentar

Indonesia dalam perjalanannya menjadi poros maritim dunia, memerlukan banyak hal yang harus ditingkatkan. Seperti yang dipaparkan oleh Presiden Jokowi mengenai programnya atas cita-citanya menjadikan Indonesia menjadi poros maritim dunia, antara lain Penegakkan kedaulatan wilayah laut NKRI, revitalisasi sektor-sektor ekonomi kelautan, penguatan dan pengembangan konektivitas maritim, rehabilitasi kerusakan lingkungan dan konservasi biodiversity, serta peningkatan kualitas dan kuantitas SDM kelautan. Program ini dapat didukung dengan adanya para akademisi yang berkontribusi untuk mewujudkan program tersebut. Misalkan, dalam peningkatan kualitas dan kuantitas SDM kelautan, akademisi dapat berkontribusi dalam mengembangkan SDM yang berkualitas terutama untuk mengelola Laut Indonesia. Selain itu, kegiatan akademisi, seperti penelitian, dan survey, juga dapat membantu pemerintah dalam menentukan cara atau step yang lebih tepat dalam mewujudkan programnya, melihat dari data aktual penelitian atau survey yang telah dilakukan. Dalam mewujudkan ini, konflik acap kali terjadi. Disini pulalah para akademisi turut berkontribusi. Misalkan, akademisi dari segi ilmu sosial, pendekatan secara sosial masyarakat sangat diperlukan untuk mengatasi konflik yang mungkin terjadi saat pemerintah berusaha menjalankan program ini. Terutama dalam pembangunan infrastruktur, sengketa wilayah, pencemaran laut dan lain sebagainya.

Namun, tidak hanya para akademisi atau pihak tertentu saja yang dapat turut berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia pun diharapkan dapat turut berkontribusi untuk mewujudkan hal tersebut.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :